KSAL: Pentingnya Perkuat Kemitraan Global untuk Cegah Ketegangan Potensi Konflik

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, mengatakan pentingnya memperkuat kemitraan global untuk mencegah eskalasi ketegangan potensi konflik di tengah dinamika lingkungan strategis saat ini.
Hal tersebut disampaikan Yudo saat menjadi keynote speaker seminar internasional 'The 6th Series of the International Conference On Maritime Science And Technology', melalui video conference, di Mabesal, Jakarta, Kamis (29/9).
Yudo mengungkapkan, TNI AL melakukan berbagai langkah nyata dalam membangun kemitraan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai angkatan laut negara sahabat, yakni melalui berbagai forum dan kegiatan.
"Situasi dunia hari ini tidak baik-baik saja. Kedamaian dan stabilitas keamanan global sedang menghadapi ujian. Bahkan, konflik terbuka yang tidak diprediksi sebelumnya benar-benar terjadi," kata Yudo, dikutip dari keterangan Dispenal.
Apabila situasi ini tidak dapat segera diatasi, dampak konflik akan semakin meluas dan dapat meningkatkan eskalasi ketegangan yang menciptakan berbagai potensi ancaman, bukan hanya kepada negara yang terlibat konflik, tetapi juga semua negara.
"Berangkat dari kesadaran perdamaian dan stabilitas keamanan dunia adalah kebutuhan dan kepentingan semua negara, maka kerja sama untuk meredam potensi konflik," jelas Yudo.
Dia berharap melalui seminar internasional ini, STTAL beserta peserta seminar dengan kapasitas narasumber yang terlibat akan melahirkan gagasan-gagasan cemerlang sebagai jalan keluar atas kondisi global saat ini, khususnya jaminan terhadap keamanan maritim dunia dan Indonesia melalui peningkatan kemitraan semua pihak dan negara.
"Para peserta didik dapat melahirkan pemikiran-pemikiran akademis konseptual untuk ditawarkan menjadi alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi," pungkas Yudo. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































