KSAL Pastikan Kapal Pemburu Ranjau Segera Perkuat TNI AL

Cianjur, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan kapal pemburu ranjau buatan Jerman segera memperkuat TNI AL. Ia mengatakan, peluncuran unit pertama akan dilakukan menjelang pertengahan 2023.
"Kapal pemburu ranjau mungkin bulan Mei baru akan diluncurkan dari Jerman," ungkap Ali kepada awak media usai melakukan kegiatan penyaluran bantuan untuk warga terdampak gempa Cianjur, Sabtu (18/3).
Baca Juga: Alumni Akabri 1989 bersama TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur
Ali mengungkap, kapal pemburu ranjau Mine Counter-Measure Vessel (MCMV) tipe MHV-60 itu akan diluncurkan secara bertahap hingga memenuhi pesanan.
"Ada dua, tapi satu dulu mungkin ya. Nanti satu lagi menyusul, tapi hanya selisih beberapa bulan dari yang pertama," ungkap Ali.
Sebelumnya, dua kapal pemburu ranjau tersebut dipesan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2020. Kapal canggih itu mampu bekerja dengan cara deteksi, klasifikasi, identifikasi sasaran bawah permukaan yang menyerupai ranjau.
Baca Juga: Kunjungi Korban Gempa Cianjur, KSAL Pantau Dapur Umum Hingga Bermain dengan Anak-anak
Tak hanya mendeteksi, kapal pemburu ranjau itu juga dapat menghancurkan atau menetralisasi ranjau dengan sarana yang ada. Keunggulan lain dari MCMV yakni fungsi tambahan sebagai kapal survei alur dan kontur bawah air dan Search and Rescue (SAR) terbatas. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































