Sabtu, 15 Juni 2024

Alumni Akabri 1989 bersama TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

BACA JUGA

Cianjur, IDM – Alumni Akabri tahun 1989 menggelar bakti sosial di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (18/3). Melibatkan seluruh matra, kegiatan berbentuk penyaluran puluhan ribu bantuan itu akan dilakukan di sejumlah lokasi terdampak gempa dahsyat yang terjadi November 2022 lalu. 

Kampung Bahari Nusantara di Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi titik pendistribusian bantuan dari TNI AL. Bantuan berupa sembako, obat-obatan hingga kebutuhan sehari-hari diserahkan  secara simbolis oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksama TNI Muhammad Ali. 

“Kita bersama-sama melaksanakan kegiatan bakti sosial ini untuk meringankan beban korban gempa bumi Cianjur yang beberapa bulan lalu terkena gempa bumi bencana,” ungkap Ali yang juga alumnus Akabri Tahun 1989.

Baca Juga: KSAD Buka Kejuaraan Tenis Meja Total Hadiah 220 Juta

Selain bantuan tersebut, Ali mengatakan perbaikan rumah tinggal dan rumah ibadah juga akan terus didorong. Untuk melengkapi upaya tersebut, Alumni Taruna 1989 juga akan memberikan bantuan dana tabungan untuk para korban di Desa Cibulakan. 

Bentuk bantuan lainnya yang juga disalurkan adalah sesi trauma healing yang diampu oleh Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial). Peserta trauma healing yang terdiri dari anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar tampak ceria dengan ragam kegiatan seperti bernyanyi bersama  hingga melakukan aneka perlombaan. 

Setelah pemberian bantuan di Kampung Bahari Nusantara di Desa Cibulakan, Ali mengungkap penyaluran tali kasih berjumlah hingga 40 ribu akan segera digelar di tiga titik lainnya. Ia berharap bantuan ini dapat terus berlanjut hingga kehidupan warga Cianjur pulih seutuhnya. 

“Nanti kan ada perbaikan rumah korban dan ini berlanjut karena tidak bisa dalam satu waktu. Tentu akan berlanjut terus menerus sampai jadi. Selain perbaikan rumah juga kan ada pembangunan rumah ibadah,” kata Ali. 

Baca Juga: TNI AL Rancang Operasi Laut Bersama Tentera Laut Diraja Malaysia

Ungkapan sukacita pun disampaikan Ucu (42) setelah mendapat bantuan. Ia mengaku sebelumnya sangat kesulitan bertahan lantaran gempa dahsyat menghancurkan huniannya sehingga Ucu harus mengungsi ke rumah saudaranya. 

“Senang sekali mendapat bantuan ini, alhamdulillah,” katanya. 

Tak hanya kehilangan rumah, Ucu pun harus rela ditinggalkan suaminya akibat gempa berkekuatan 5,6 magnitudo tersebut. Kendati hidup mengungsi, Ucu mengaku kegiatan sekolah anak-anaknya tetap berlangsung di tenda pengungsian. Ucu berharap pembangunan rumah bagi korban bencana dapat segera terwujud sehingga ia tak harus meninggalkan desa tempatnya membangun kehidupan bersama mendiang suaminya. 

“Harapannya mudah-mudahan terus berjalan sampai jadi dan kami bisa kembali ke rumah sendiri,” ungkap Ucu. (un)

BERITA TERBARU

INFRAME

Kejuaraan Menembak Tanfoglio Cup 2024

Peserta kategori IPSC Level III mengikuti Kejuaraan Menembak Tanfoglio Cup 2024 di Lapangan Tembak Djamsuri, Wing Komando 1 Kopasgat, Jakarta, Jumat (7/6). Perlombaan tersebut mengangkat tema "Kualitas dan Prestasi adalah Kehormatan".

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER