TNI AL kembali melakukan regenerasi kepemimpinan pada unsur strategis pertahanan laut. Tongkat komando KRI Pulau Fani-731, kapal pemburu ranjau jajaran Koarmada II, resmi berganti melalui upacara serah terima jabatan di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/1).
Jajaran kapal perang jenis pemburu ranjau dari Komando Armada (Koarmada) II berganti pimpinan dalam upacara serah terima jabatan sejumlah komandan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/12).
TNI AL mulai mematangkan kembali konsep penggunaan tempur KRI Pulau Fani-731, kapal pemburu ranjau andalan yang berperan penting dalam menjaga keamanan jalur laut Indonesia di tengah tantangan perang modern.
TNI AL meresmikan dua unit kapal penyapu ranjau berjenis Mine Counter Meassure Vessel (MCMV), yakni KRI Pulau Fani-737 dan KRI Pulau Fanildo-372 di Dermaga Madura, Koarmada II Ujung, Surabaya, Senin (14/8).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan kapal pemburu ranjau buatan Jerman segera memperkuat TNI AL. Ia mengatakan, peluncuran unit pertama akan dilakukan menjelang pertengahan 2023.