HANKAM

Tiga Kapal Ranjau Koarmada II Kini Dipimpin Komandan Baru

sertijab
Upacara serah terima jabatan tiga komandan kapal perang jenis pemburu ranjau jajaran Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/12). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Jajaran kapal perang jenis pemburu ranjau dari Komando Armada (Koarmada) II berganti pimpinan dalam upacara serah terima jabatan sejumlah komandan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/12).

Upacara dipimpin Komandan Satuan Ranjau (Satran) Koarmada II Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis. Ia mengatakan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AL yang berkaitan dengan kebutuhan personel, situasi, dan organisasi, sekaligus untuk pengembangan karier dan peningkatan kinerja.

Baca Juga: Sertijab Tiga Jabatan Strategis TNI, Kapuspen TNI Kini Dijabat Jenderal Kopassus Eks Direktur A Bais

“Setiap jabatan merupakan amanah dan kepercayaan. Setiap pejabat harus mampu menampilkan kinerja terbaik agar membawa perubahan positif dan kemajuan organisasi,” kata Sati Lubis, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (31/12).

Dalam upacara tersebut dilakukan serah terima jabatan Komandan KRI Pulau Rengat-711, KRI Pulau Raas-722, KRI Pulau Fanildo-732, serta komandan divisi TPR bantu Satran Koarmada II.

Baca Juga: TNI AD Ikuti Pelatihan Sistem Pertahanan Udara BUK di Belarusia

Adapun, Komandan KRI Pulau Rengat-711 yang semula dijabat oleh Letkol Laut (P) Indra Julia Purnomo, digantikan Letkol Laut (P) Lucky Herry Kristanto. Komandan KRI Pulau Raas-722 dari Mayor Laut (P) Zuun Bashori, diserahkan kepada Mayor Laut (P) Pungguh Scandya Ardana.

Kemudian, KRI Pulau Fanildo-732 yang sebelumnya dipimpin oleh Letkol Laut (P) Adhi Nugroho, kini diberikan kepada Letkol Laut (P) Leonardus Deddy. Sedangkan jabatan Komandan Divisi TPR Bantu Satran Koarmada II dari Mayor Laut (P) Pungguh Scandya Ardana, diserahkan kepada Mayor Laut (P) Zuun Bashori. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.