KSAL Pakistan Puji Prajurit KRI RE Martadinata-331 Punya Motivasi Tinggi

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Pakistan Laksamana Muhammad Amjad Khan Niazi, mengapresiasi motivasi dan semangat tinggi prajurit KRI RE Martadinata-331untuk mengikuti Multinational AMAN Exercise 2023.
Hal itu diucapkan Amjad Khan saat mengunjungi KRI RE Martadinata-331 di Karachi, Senin (13/2). Ia disambut langsung Ketua Delegasi TNI AL Danguskamla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetya dan Komandan KRI REM-331 Kolonel Laut (P) Ferry H Hutagaol.

"Saya sangat senang melihat kalian semua di Karachi. Kalian adalah prajurit yang memiliki motivasi sangat bagus dan juga profesional," ujarnya dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (14/2).
Baca: Pushidrosal Gelar Pertemuan Internasional NIOHC, Bahas Hidrografi di Yogyakarta
Sebelumnya, TNI AL mengirimkan KRI RE Martadinata-331 dengan 126 anak buah kapal (ABK) serta 14 tim pendukung dari kru heli, Kopaska, penyelam, dan kesehatan untuk mengikuti AMAN exercise 2023 di Karachi, Pakistan dan perairan utara Laut Arab.
AMAN exercise 2023 melibatkan 26 kapal perang berbagai negara peserta yang dibagi dalam tahap harbour dan sea phase. Beberapa negara peserta latihan bersama ini adalah Pakistan, Azerbaijan, Cina, Italia, Jepang, Indonesia, Malaysia, Srilanka, Turki, Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat (AS). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































