KSAL Kunjungi Produsen Kapal Selam Jerman Tipe 214, Ini Kecanggihannya

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meninjau produksi kapal selam tipe 212/214 di galangan Thyssen-Krupp Marine System (TKMS), Kiel, Jerman, Senin (25/9).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (27/9), Ali menerima penjelasan perkembangan torpedo SUT, konfigurasi sistem senjata, dan sensor pada produk kapal selam yang telah dan sedang dibangun.
Baca Juga: Kapal Selam Cakra dan Nagapasa Akan Ikuti Glagaspur Tingkat III
Dalam kunjungan ini, Ali beserta sejumlah delegasi yang hadir berkesempatan melihat langsung salah satu unit kapal selam Jerman tipe Howaldtswerke Deutsche Werft (HWD) 212.

Mengenai kapal selam Jerman tipe 214
Kapal selam diesel listrik (SSK) tipe 214 adalah salah satu kapal selam tercanggih buatan TKMS Jerman dengan teknologi hybrid.
U-214 merupakan kapal selam dengan kompartemen berlambung tunggal yang menggabungkan prinsip desain dari tipe sebelumnya, yakni tipe 209 dan 212A. Dengan panjang 72 meter dan diameter pressure hull 6,3 meter, kapal selam tipe ini dapat menampung sebanyak 27 kru dan memiliki delapan tabung senjata.
Baca Juga: Aksi Panglima TNI Jajal Senjata Sumpit Milik Satuan Satria Sandi Yudha
Kapal selam tipe 214 juga dilengkapi teknologi fuel cell Air-Independent Propulsion (AIP) system terbaru ini juga terbukti meningkatkan ketahanan saat berada di kedalaman laut dan mengurangi resiko terdeteksi dengan dukungan upgrade dari kapabilitas sonar.
Terkait pertahanan, kapal selam tipe 214 ini mampu membawa senjata besar, di antaranya torpedo, rudal, dan ranjau dengan kemampuan melesat cepat tanpa menimbulkan suara kebisingan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































