KSAL : Dua Kadet TNI AL di USNA adalah Duta Bangsa dalam Pendidikan Militer

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono berpesan kepada dua kadet TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang tengah menempuh pendidikan di United Stated Naval Academy (USNA) untuk selalu menjaga martabat dan nama baik Indonesia selama menyelesaikan masa pendidikan. KSAL juga menyebut keduanya merupakan duta bangsa dalam pendidikan militer di USNA.
"Ikuti pendidikan dengan baik dan tunjukkan bahwa kalian tangguh dan mampu bersaing", pesan KSAL saat mengunjungi USNA Annapolis, Maryland, Amerika Serikat, Jumat (31/3).
Kedua orang Kadet atau Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang tengah mengikuti pendidikan di USNA yaitu Koptar (M) Febiarta Suryana dan Kopral Taruna (E) Juandito Cahyo Nugroho, Taruna Tingkat I Angkatan 69 tahun 2020.

Mereka akan menyelesaikan pendidikan dalam kurun waktu 4 tahun, hingga tahun 2025 mendatang. Dalam proses belajar, mereka akan mengikuti materi dan kurikulum sesuai yang diberikan kepada Taruna Amerika. Program ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan dengan masing masing angkatan bersenjata, dengan harapan pendidikan ini dapat memberikan input atau kontribusi bagi kemajuan TNI AL. Selain itu, ke depannya diharapkan akan ada program lanjutan dalam pengiriman kadet AAL ke USNA.
Disambut hangat dan bersahabat oleh Superintendent of USNA Vice Admiral Sean Scott Buck, Laksamana Yudo juga menyampaikan bahwa dirinya merasa terhormat mendapat kesempatan untuk makan bersama dengan seluruh kadet di USNA.
Sementara itu, Komandan USNA menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan KSAL dan merasa sangat terhormat atas kunjungan ini. USNA ingin hubungan berkelanjutan dan tetap menjadi negara sahabat strategis dalam pembangunan profesionalisme personel Angkatan laut.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































