KSAL Beberkan Anggaran Kesejahteraan Prajurit TNI AL di 2024, Ini Porsinya

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit termasuk dalam rencana anggaran TNI AL 2024.
Ia menjelaskan, dana yang bakal digelontorkan untuk peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit tersebut bakal disamakan porsinya, yakni sebesar 30 persen.
"Mungkin itu bisa dianggap 30 persen, 30 persen, 30 persen. Sisanya apa yang menjadi prioritas kami sesuaikan dengan tantangan yang tiba-tiba muncul," jelas Ali sebelum pelaksanaan rapat koordinasi perencanaan dan keuangan (Rakor Renaku) II 2024 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Selasa (21/11).
Baca Juga: KSAU Hadiri Exit Briefing dan Penyerahan Memorandum Jelang Sertijab Panglima TNI
"Nanti kami juga harus siapkan cadangan," sambungnya.
Pada pelaksanaan Rakor Renaku II 2024 ini, Ali juga mengatakan TNI AL juga membahas belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang akan menjadi prioritas dalam perencanaan anggaran pada tahun depan.
Ia mengungkapkan, alutsista tersebut seperti penambahan unsur kapal perang atau KRI, kendaaran tempur (ranpur) Korps Marinir hingga pesawat nirawak (unmanned system) alias drone.
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3 Senjata Api dan Puluhan Amunisi ke Papua
"Untuk Renaku, kita menyiapkan program untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit, tentunya dengan melengkapi alutsista unsur KRI, ranpur Marinir, dan pesawat udara maupun unmanned system," ujar Ali.
Selain itu, validasi organisasi serta peningkatan sarana dan prasarana juga bakal dibahas dalam Rakor Renaku II 2024, meliputi peningkatan fasilitas pendukung, seperti dermaga, gedung kantor hingga markas baru.
"Seperti dermaga dan kantor. Ada organisasi-organisasi baru yang harus dilengkapi dengan kantor dan markas baru," kata Ali. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































