Kamis, 30 Mei 2024

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3 Senjata Api dan Puluhan Amunisi ke Papua

BACA JUGA

Jakarta, IDM – TNI AL berhasil menggagalkan penyelundupan senjata api rakitan kaliber 5,56 beserta 58 butir amunisi yang dibawa salah satu pelaku dari penumpang KM Sirimau di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Minggu (12/11).

Dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (21/11), kronologi kejadian berawal pada pukul 23.00 WIT ketika para calon penumpang KM Sirimau embarkasi ke dalam kapal. Kemudian, barang bawaan penumpang diperiksa.

Pukul 23.40 WIT, pelaku berinisial JL menuju ke dermaga membawa tas pikulan belakang. Tas tersebut terasa berat sehingga anggota memeriksa isi tas dan mendapati tiga pucuk senjata rakitan.

Baca Juga: TNI AL Siapkan KRI untuk Kirim Logistik Pemilu ke Pulau Terluar

Ketiga senjata tersebut dibungkus kantong plastik hitam dan dimasukan ke dalam tas gendong berwarna cokelat.

Pascatiga senjata tersebut diamankan, kemudian dilakukan penggeledahan lanjutan dan ditemukan 58 butir amunisi tajam kaliber 5,56 yang dibungkus dengan kertas berwarna putih.

senjata api rakitan
(Foto: Dok. Dispenal)

Selain itu, barang-barang lainnya yang diamankan termasuk uang sebesar Rp554.000, ponsel merk HP Oppo A95, satu buah buku tabungan, kartu ATM, kartu tanda keanggotaan, dan tas warna cokelat.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti yang diamankan tersebutdibawa menuju Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan senjata rakitan.

Baca Juga: KSAU Hadiri Exit Briefing dan Penyerahan Memorandum Jelang Sertijab Panglima TNI

Dalam keterangan yang diterima, pelaku mendapatkan senjata tersebut dari MS yang tinggal di Desa Kokroman, Maluku Tengah. Menurut pengakuannya, senjata tersebut milik kakak kandungnya atas nama OL (almarhum) di Desa Haria.

Namun, setelah meninggal pada 2012, senjata tersebut di bawa oleh MS dari Desa Haria menuju Desa Kokroman untuk disimpan di belakang lemari pakaian.

Pelaku menyampaikan, senjata rakitan tersebut akan dibawa dari Ambon ke Nabire untuk diberikan kepada Manis (nama samaran) di Kampung Nabarua, Nabire untuk dijual dengan harga per pucuk sebesar Rp100.000.000. Sedangkan munisi akan dijual per butir seharga Rp100.000. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER