KSAD: TNI AD Benahi Sistem Pendidikan untuk Ikuti Standar Nasional

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memastikan TNI Angkatan Darat akan terus berbenah terkait sistem pendidikan untuk mengikuti standar nasional.
Hal ini dikatakannya saat menyampaikan materi seminar yang berjudul “Revitalisasi Pendidikan TNI AD di Era Disrupsi di sidang dewan pendidikan Kodiklatad, Bandung, Kamis, (22/12).
Menurut Dudung, Revolusi Industri 4.0 telah mendorong terciptanya era disrupsi yang ditandai dengan perubahan yang cepat, sehingga menjadikan penyelenggaraan pendidikan menghadapi kompleksitas tantangan yang semakin besar termasuk pendidikan di lingkungan TNI AD.
“Implikasi dari fenomena di atas mengharuskan pendidikan di lingkungan Angkatan Darat harus terus berbenah dan mereformasi diri sehingga mampu beradaptasi dan menjadi investasi bagi organisasi untuk dapat melaksanakan tugasnya dihadapkan pada perkembangan lingkungan yang semakin kompleks,” katanya.

Lanjutnya, untuk mereformasi pendidikan TNI AD terdapat beberapa sektor yang perlu menjadi perhatian antara lain perubahan budaya organisasi di lembaga pendidikan, pengembangan metode belajar, serta peningkatan kualitas komponen pendidikan.
Ia pun berharap kemampuan pemecahan masalah, berfikir kritis, kreatifitas, manajerial, serta kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan hal baru yang telah didapat dari proses belajar mengajar di lembaga pendidikan, harus juga dapat dikembangkan di satuan.
Baca: Mengenal Rudal Mistral Alutsista Mematikan Milik Prajurit Gagak Hitam
“Saya berharap, sebagai long life learning process, maka pendidikan menjadi suatu proses yang tidak terputus yang dilakukan tidak hanya di lembaga pendidikan tetapi juga selama penugasan di satuan,” ujarnya.
Selain KSAD, forum ini juga diisi dengan pemaparan materi oleh Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek dan Dirdik Kodiklatad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































