TEKNOLOGI

Mengenal Rudal Mistral Alutsista Mematikan Milik Prajurit Gagak Hitam

Mengenal Rudal Mistral Alutsista Mematikan Milik Prajurit Gagak Hitam
Alutsista Rudal Mistral milik Yonarhanud 10/ABC yang ditempatkan di atas gedung. (Dok. Yonarhanud 10/ABC)

Jakarta, IDM - Seiring berkembangnya zaman Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 10/ABC terus memperbaharui alutsistanya. Jika dulu pasukan dengan julukan "Gagak Hitam" ini memiliki Meriam 57 mm S-60, sekarang mereka Rudal Mistral Atlas (Advance Twin Launcher Anti-Airstrike) buatan Prancis.

Dilansir dari Majalah Pandu, Kamis, (22/12) Komandan Satuan Tembak (Dansesbak) Yon Arhanud 10/ABC, Serda Eko Noviyanto mengatakan Rudal Mistral Atlas ini jenis Multi Purpose Combat Vehicle (MPCV) dengan peluncur misil bisa dilepas dan dipindahkan ke mana saja termasuk ke tanah, rantis (kendaraan taktis) ataupun gedung.

Ia melanjutkan, rudal Mistral Atlas di Yon Arhanud 10/ABC tersebut diletakan di atas chasis rantis Komodo 4×4 buatan PT. Pindad dengan bantuan radar Mistral Coordination Post (MCP).

“Rudal Mistral Atlas, Rantis Komodo dan radar MCP merupakan tiga komponen penting yang tidak bisa dipisahkan,” katanya.

Karakteristik umum rudal Mistral Atlas ini adalah memiliki mobilitas tinggi, thermal sight (berfokus ke panas), dapat dioperasikan secara manual, terintegrasi dan dapat diawaki oleh lima orang dengan fitur IFF (Identifi-cation Friend or Foe).

Sementara itu dilansir dari tniad.mil.id, rudal Mistral merupakan rudal terbaru yang dimiliki oleh Korps Arhanud TNI Angkatan Darat.

Rudal Mistral juga merupakan rudal canggih jarak pendek yang memiliki tingkat akurasi di atas 95 persen.

Alutsista canggih yang memiliki akurasi tinggi tersebut dapat dengan mudah menghancurkan sasaran.

Dalam hitungan detik, rudal Mistral mampu melesat dengan kecepatan 2,8 Mach menuju sasaran.

Selain itu, rudal Mistral menggunakan sistem penembakan fire and forget dengan rudal berhulu ledak Proximity Fuse.

Rudal Mistral dapat menghancurkan sasaran hingga jarak 6.000 meter, sementara ketinggian luncur maksimumnya mencapai 3.000 meter. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.