KSAD Tinjau WLR – 88 Program Litbanghan Pussenarmed – PT. EU ITB

Bandung, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau Weapon Locating Radar 88 (WLR – 88) yang merupakan program penelitian dan pengembangan pertahanan (Litbanghan) Pusar kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) Kodiklatad dan PT. Elektronika Utama Institut Teknologi Bandung ( PT. EU ITB), saat kunjungannya ke Pusdik Armed, Selasa (22/3).
RL-88 ini berfungsi untuk mencari koordinat Artileri Medan musuh dan juga mengetahui lokasi jatuhnya amunisi melalui deteksi lintasan munisi/proyektil.
WRL – 88 ini merupakan lompatan teknologi radar yang nantinya dapat digunakan sebagai alat peninjauan oleh Satuan Armed dengan jarak capai 20 Km. Dan perlu diketahui bahwa selama ini untuk pendeteksian tersebut masih bersifat visual/manual, sehingga memakan waktu lebih lama.
Dudung menyampaikan bahwa teknologi ini penting untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka menunjang kemajuan teknologi Alutsista dan juga sekaligus sebagai upaya kecepatan dan ketepatan pendeteksian.
Tentunya dengan harapan Radar ini nantinya bisa lulus uji sertifikasi dan kelaikan serta dapat dikembangkan dengan jarak yang lebih jauh lagi, “ujar Dudung.
Kepada seluruh prajurit Artileri Medan (Armed), Dudung menekankan agar bisa peka terhadap situasi apapun dan mampu melakukan langkah-langkah strategis. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































