KSAD Tinjau Pembangunan Rumah Dinas Prajurit Yonif 516/CY

Surabaya (IDM) - Masih dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Wilayah Kodam V/Brw, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, meninjau perkembangan pembangunan Rumah Dinas bagi Prajurit Yonif Mekanis 516/CY, di Desa Wedoroanom, Gresik, Jawa Timur (22/10/2021).
Didampingi Pangdam V/BRW, Danrem 084/BJ, Danyon Mekanis 516/CY, KSAD berkeliling melihat perkembangan pembangunan Rumah Dinas Prajurit sebanyak 50 Unit yang diperuntukan bagi anggota Bintara dan Tamtama sekaligus memberikan koreksi untuk perbaikan di beberapa bagian rumah baru tersebut.
Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika perkasa mengelar bakti sosial. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut Hetty bersama jajaran pengurus Persit PD V/BRW membagikan bantuan 200 paket sembako kepada warga kurang mampu, serta mengunjungi Desi Hikmah Aprillia, putri dari Sertu Sentot Setyo (Anggota Kodim 0830) yang berkebutuhan khusus.
Sebelumnya KSAD bersama Hetty mengunjungi Rumkit TK III Brawijaya untuk memberikan 200 paket sembako kepada nakes sebagai wujud perhatiannya dalam membantu penanganan Covid-19.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































