HANKAM

KSAD Tinjau Pembangunan Mabesad di IKN

KSAD Tinjau Pembangunan Mabesad di IKN
(Dok Dispenad)

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan peninjauan lokasi pembangunan Mabesad sebagai tonggak awal hadirnya TNI AD di Lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (23/8).

Dudung menyampaikan, TNI Angkatan Darat akan berkomitmen dalam mendukung serta menyukseskan program pemerintah dalam membangun IKN melalui Kodam VI/Mlw. Dudung menambahkan, secara berkelanjutan Kodam VI/Mlw telah membantu pemerintah daerah dalam pengamanan dan kelancaran proses pembangunannya termasuk akan membangun Subden Mabesad.

(Dok Dispenad)

“TNI AD akan segera menindak lanjuti dengan membangun Subden Mabesad dan dari hasil peninjauan nanti akan kita evaluasi untuk disarankan kepada pemerintah, sehingga penempatannya strategis dan dapat mengamankan Ibu Kota Negara dengan maksimal,” ujar KSAD.

Selesai meninjau lokasi pembangunan Mabesad, Dudung juga meninjau lokasi pembangunan Bendungan Waduk Sepaku sebagai pendukung cadangan air. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.