KSAD Tinjau Kesiapan Operasi Satuan di Yonif 132/BS

Riau,IDM - Sebagai pembina kekuatan matra darat, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mendatangi dan mengecek langsung kesiapan operasi Yonif 132/BS di Desa Salo Timur, Riau, Selasa (13/9).
Pemeriksaan kesiapan operasi ini sangat penting untuk mencapai keberhasilan tugas operasi yang akan dilakukan. Berbagai rangkaian tahapan telah dijalani 450 Prajurit Yonif 132/BS sebelum melaksanakan penugasan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Sektor Utara Papua, termasuk tahapan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) yang dilakukan secara bertahap dan bertingkat.
“Pemeriksaan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan materiil yang akan digunakan, serta kemampuan dan keterampilan yang telah dilatihkan. Nantinya kesiapan operasi Yonif 132/BS ini akan digunakan Mabes TNI dimana Panglima TNI sebagai Pembina Pengguna Kekuatan,” ucap Dudung.
Dudung menyampaikan bahwa tugas operasi merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi prajurit TNI AD. Oleh karena itu, semangat untuk melaksanakan tugas dengan tulus, ikhlas dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara sangat penting untuk dilakukan oleh prajurit Yonif 132/BS.
Kepada para prajurit Yonif 132/BS, Dudung berpesan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum, aturan, dan menjunjung tinggi rasa kemanusiaan, menghargai dan menghormati sesama, serta melakukan sinergitas dengan Pemda, Polri, dan komponen bangsa lainnya di daerah penugasan.
“Lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat setempat, agar tercipta rasa saling memiliki antara Satgas dengan masyarakat sehingga kehadiran kalian dapat dirasakan manfaatnya terhadap lingkungan sekitar,” pesan Dudung. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































