KSAD Terima Wing Kehormatan Penerbang Kelas I Dari Kepala Staf Angkatan Udara

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima wing kehormatan Penerbang Kelas I dari TNI Angkatan Udara di hanggar Skadron 17, Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (18/8).
Penganugerahan wing kehormatan Penerbang Kelas I TNI AU kepada Kepala Staf Angkatan Darat ini disematkan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo setelah melaksanakan joy flight selama kurang lebih 30 menit menggunakan pesawat tempur F-16 melalui rute Halim Perdanakusuma menuju Pelabuhan Ratu dan kembali ke Halim Perdanakusuma.
Kegiatan penerbangan diawali dengan back seat brief bersama Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Andyawan Martono Putra dilanjutkan pemasangan flying gear, kemudian dilanjutkan kegiatan joy flight menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dengan nomor register TS 1622 yang dipiloti Mayor Pnb. Bambang Aulia.
Pada acara penyematan Wing Kehormatan Kelas 1 TNI AU kepada Dudung juga menjadi penanda pengukuhannya sebagai warga kehormatan TNI AU.
"Saya senang dan bangga serta menjadi pengalaman tersendiri dapat terbang dengan pesawat tempur TNI Angkatan Udara. Terima kasih kepada TNI Angkatan Udara, dengan penyematan Wing Penerbang ini menjadi kehormatan tersendiri bagi saya, dan saya yakin dengan kekuatan Alutsista yang dimiliki TNI Angkatan Udara dapat mengamankan kedaulatan NKRI, " tegas Dudung. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































