KSAD Terima Penghargaan "Combat Kagitingan Badge" dari Panglima Angkatan Darat Filipina

Manila, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman dianugerahi tanda kehormatan "Combat Kagitingan Badge" oleh Panglima Angkatan Darat, Letnan Jenderal Romeo S. Brawner Jr. di Markas Besar Angkatan Darat Filipina, Fort Andres Bonifacio, Manila. Kamis, (24/8). Penghargaan ini diterima KSAD dalam rangka kunjungan kehormatannya ke Filipina

Tanda kehormatan ini diberikan atas jasa KSAD dalam penugasan pasukan PBB yang pernah dilaksanakan di Filipina pada tahun 1996 selama kurun waktu lebih dari satu tahun. Adapun level penghargaan yang diberikan adalah level yang tertinggi - Unified Command Commander dan penerima medali keberanian yang utama (Awardee of medal of valor).
Di samping itu pemberian Tanda Kehormatan "Combat Kagitingan Badge" kepada KSAD, ini juga merupakan bagian dari ikatan tali persahabatan antara Angkatan Darat Filipina dengan TNI AD yang berjalan dengan baik di bidang intelijen, latihan dan pendidikan, ungkap Letjen Brawner Jr.

Sebelum menerima penghargaan, kunjungan kehormatan KSAD ke Fort Andres Bonifacio diawali dengan peletakan karangan bunga di TMP Libingan Ng Mga Bayani. Kehadiran KSAD merupakan wujud penghormatan pimpinan TNI AD kepada para pahlawan negara sahabat Filipina yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan di masa Perang Dunia kedua.

"Di Taman Makam Pahlawan ini terbaring para Pahlawan, Pemimpin bangsa Filipina dan putra putri terbaik negeri ini. Sudah sepatutnya sebagai tamu kehormatan, saya mengawali kehadiran di negara ini dengan menghormati mereka yang telah berjuang demi tegaknya kemerdekaan dan cita-cita luhur para pendiri bangsa mereka," jelas Dudung. (GIN)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































