KSAD Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 14 Pati TNI AD

Jakarta, IDM - Sebagai perwira harus terus mengembangkan kepemimpinan, kinerja, kreativitas dan kemampuan manajerial sesuai level jabatan masing-masing, yang dilandasi keyakinan untuk berbuat yang terbaik, memiliki imajinasi, inovasi, visi, misi.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam amanatnya, saat menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 14 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD di Guest House, Markas Besar Angkatan Darat, Cilangkap, Jakarta, Jumat (4/8).
Baca Juga: Latma CARAT 2024 Akan Digelar pada Mei
Pada kesempatan tersebut KSAD meminta sebagai perwira harus terus mengembangkan kepemimpinan, kinerja, kreativitas dan kemampuan manajerial sesuai level jabatan masing-masing, yang dilandasi keyakinan untuk berbuat yang terbaik, memiliki imajinasi, inovasi, visi, misi.

“Saya berharap para Perwira Tinggi dapat membawa pengaruh positif, yang mampu memberikan teladan dan inspirasi bagi para bawahannya, serta memberikan manfaat dan dampak kemajuan bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan satuan,“ kata KSAD.
Para Pati TNI AD yang kali ini melaporkan kenaikan pangkatnya terdiri dari satu Pati berpangkat Bintang Tiga (Letnan Jenderal), dua Pati berpangkat Bintang Dua (Mayor Jenderal) dan 11 Pati berpangkat Bintang Satu (Brigadir Jenderal), baik yang berdinas di dalam maupun di luar Struktur TNI AD.
Baca Juga: Kapolri Cup 2023, Tim Basket TNI AD Ungguli Tim Basket PUPR
Pati yang kini menyandang pangkat Bintang Tiga yaitu Letjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh (Irjenad), sedangkan dua Pati yang menyandang Bintang Dua adalah Mayjen TNI Toto Nurwanto (Wadanpussenif), dan Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha (Gubernur Akmil).
Sementara 11 Pati yang kini berpangkat Brigadir Jenderal terdiri dari Brigjen TNI Sidik (Kadisjarahad), Brigjen TNI Irwan Subekti (Ir Pussenif), Brigjen TNI Dwi Lagan Safrudin (Dirdik Kodiklatad), Brigjen TNI Gunawan Wijaya (Dirdik Kodiklatad), Brigjen TNI Dian Hardiana (Waasintel Kasad Bid. Bin Intel), Brigjen TNI Raden Agus Prasetyo Utomo (Irlat Itum Itjenad), Brigjen TNI Luqman Arief (Danrem 121/ABW Kodam XII/Tpr), Brigjen TNI Teguh Prayitno (Irren Itben Itjenad), Brigjen TNI G. Eko Sunarto (Dir Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan), Brigjen TNI Nasril Aswan (Ir Pusbekangad), dan Brigjen TNI Bidik Catur Prasetya (Dirum Puskesad). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































