KSAD Soroti Pentingnya Peran PNS TNI Angkatan Darat

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menghadiri rapat kerja DPK Unit TNI AD TA. 2022 dengan tema “Optimalisasi Pembinaan Korpri Guna Meningkatkan Disiplin, Kerja dan Kesejahteraan Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD” yang diikuti sekitar 300 anggota Korpri TNI AD perwakilan dari Kotama dan Balakpus se-Gartap 1 di Mabesad, Jakarta, Kamis (11/8).
Dalam pidatonya, Dudung mengatakan akan mendukung seragam PDL untuk seluruh PNS TNI AD sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, komitmen dan darma baktinya yang telah ditunjukkan dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

“Nanti kita akan buatkan 2 stel PDL, kaos dalam, 1 stel sepatu dan baret, termasuk batik Korpri. Pokoknya lengkap. Semoga tahun ini bisa terealisasi,” ujar Dudung.
Dudung menyoroti tentang pentingnya peran Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD untuk mengakselerasi penerapan UU RI tentang ASN dan mendukung transformasi TNI AD ke depan. Adapun wujud Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharapkan oleh Kasad adalah yang berkualitas serta dapat menjaga Kode Etik PNS TNI AD, mampu mendukung dan memasyarakatkan visi dan misi TNI AD, serta dapat menyelesaikan permasalahan dinas maupun di luar dinas dengan baik.
“Tugas pokok Korpri TNI AD salah satunya adalah mampu mendukung tugas pokok TNI AD secara tepat dan bertanggung jawab, serta membantu pimpinan dalam upaya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan Keluarga Besar TNI AD,” ungkap Dudung. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































