KSAD Sertijab Empat Pejabat TNI AD

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat jabatan penting di lingkungan Angkatan Darat yang digelar di Aulia A.H Nasution Mabesad, Jakarta, Selasa (14/6).
Prosesi serah terima jabatan dilakukan dengan penyerahan lambang kesatuan dan penyematan tanda jabatan oleh KSAD kepada masing-masing pejabat baru.
Dudung menyampaikan, sertijab di lingkungan Angkatan Darat selain sebagai pembinaan karier prajurit, juga untuk penyegaran dan kebutuhan organisasi yang dinamis. Selain itu, Dudung juga menambahkan jabatan merupakan amanah dari tuhan yang maha kuasa yang harus dipertanggungjawabkan.
"Selamat kepada para pejabat baru, jabatan ini merupakan anugerah sekaligus amanah dari tuhan yang maha kuasa yang harus dipertanggungjawabkan," ujar Dudung.

Tidak hanya itu, mantan Pangkostrad tersebut juga berpesan kepada para pejabat baru untuk menyejahterakan anggota dan memimpin dengan pendekatan keteduhan serta mengayomi anak buah. (ADT)
Empat jabatan yang diserahterimakan yaitu :
- Asisten Intelijen (Asintel) KSAD dari Mayjen TNI Suko Pranoto kepada Brigjen TNI Dedi Solihin
- Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) dari Mayjen TNI Bueng Wardadi kepada Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto
- Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) dari Brigjen TNI Asep Abdurachman kepada Brigjen TNI Yudha Medy
- Komandan Detasemen Markas Angkatan Darat (Dandenmabesad) dari Brigjen TNI Ardiheri kepada Kolonel Czi Ludfie Soediarto.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































