HANKAM

KSAD: Semua Lahan Milik Satuan Harus Produktif

KSAD: Semua Lahan Milik Satuan Harus Produktif
(Dok Dispenad)

Karawang, IDM - Masalah pangan dan ekonomi menjadi urusan serius di dunia, setelah terdampak pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak dua tahun lalu.

Oleh karena itu, pemerintah melalui semua lembaganya tengah berupaya memulihkan ekonomi serta memenuhi kebutuhan pangan. Salah satu upaya tersebut juga dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman menuturkan, TNI-AD harus hadir di tengah masyarakat, dan menjadi solusi untuk menyejahterakan masyarakat.

"Hari ini saya melakukan panen raya di lahan milik Kostrad, ada sekitar 37 hektare yang akan dipanen, dan diperkirakan akan mendapat kurang lebih 160 ton gabah kering," ujar Dudung saat diwawancara usai panen raya di Desa Kedungjaya, Kecamatan Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (2/7).

(Dok Dispenad)

Dudung mengatakan, panen raya adalah bagian penting dari tujuh perintah TNI-AD, "Kami mendukung program pemerintah dan membantu meringankan beban masyarakat, setelah terdampak pandemi COVID-19," kata dia.

Dudung melanjutkan, pihaknya telah menginstruksikan agar semua lahan milik satuan harus produktif. "Semua lahan-lahan milik satuan harus ditanam, baik itu padi, jagung, maupun gandum," imbuhnya.

Hasil dari panen tersebut, kata Dudung, 15 persen akan menjadi milik yayasan untuk biaya operasional. Sedangkan sisanya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengatakan bahwa, dalam waktu dekat TNI-AD akan melakukan panen raya besar di lahan milik Kostrad seluas 900 hektare di wilayah Cibenda.

"Kami mohon doanya, semoga dalam proses penanaman sampai panen kita berhasil mencapai hasil maksimal, yang nantinya digunakan untuk kepentingan kita bersama masyarakat," pungkas dia. (irv)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.