KSAD Sematkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Menhan Prabowo

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menyematkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (15/8).
Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada Menhan Prabowo berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 129/TK/Tahun 2019 tanggal 2 Desember 2019, di mana Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama ini diberikan sebagai penghargaan kepada anggota TNI Angkatan Darat yang di bidang tugas kemiliteran menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan, dan jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat tanpa merugikan tugas pokoknya.
Selain itu, Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama juga diberikan kepada WNI bukan anggota TNI Angkatan Darat yang berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat.
Selain dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Menhan Prabowo juga menerima dan dianugerahi Bintang Yudha Dharma Utama yang disematkan oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Bintang Jalasena Utama yang disematkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































