KSAD Resmikan Lapangan Sepak Bola Jenderal Soedirman

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan lapangan sepak bola TNI AD Jenderal Soedirman yang merupakan pemanfaatan aset TNI AD di Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (21/6).
Dudung mengatakan keberadaan lapangan sepak bola bukan hanya menjadi pusat keramaian, namun mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang olahraga.

"Selain itu, dengan adanya fasilitas olahraga ini diharapkan akan meningkatkan hubungan baik antara TNI AD dengan Pemerintah dan komponen bangsa lainnya untuk kemajuan bangsa dan negara," ujar Dudung.
"Kalau untuk kepentingan bangsa dan negara, jangan banyak pikir tapi lakukan," sambung Dudung.
Dudung juga berpesan agar semua pihak mempunyai rasa memiliki terhadap lapangan sepak bola Jenderal Soedirman maupun sarana lainnya yang ada di pusat olahraga ini, baik dari segi pemakaian maupun perawatan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































