KSAD Resmikan Dua Satuan Baru di Wilayah Kodam IX/Udayana NTT

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan dua satuan baru yakni Batalyon Artileri Pertahanan Udara 9 (Yon Arhanud 9/AWJ) dan Batalyon Artileri Medan 20/155 GS/Bhakti Yudha (Yon Armed 20/155 GS/BY) dua satuan tersebut di bawah naungan Kodam IX/Udayana yang bertempat di Nusa Tenggara Timur, Kamis (19/5).
Dudung menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan kedua Batalyon tersebut. Mulai dari perencanaan hingga selesai dan siap untuk dioperasionalkan serta diresmikan.
“Syukur Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua, serta bantuan dan kerja sama berbagai pihak, kini Yon Armed 20/155 GS/BY dan Yon Arhanud 9/AWJ telah terwujud, dan siap operasional menjalankan tupok (tugas pokok) dan fungsinya,” ucap Dudung.
Mantan Pangdam Jaya tersebut mengatakan kedua satuan baru itu bernilai strategis. Selain itu, dua satuan tersebut dibentuk untuk menjaga perbatasan Indonesia dengan Negara tetangga Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan diharapkan dapat membantu akselerasi pembangunan dan perekonomian wilayah setempat serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

“Keberadaan satuan tempur sangat dibutuhkan di wilayah NTT ini. Berkaitan dengan tugas masing-masing dari satuan baru ini, maka harus diawaki dengan personel dengan kinerja dan integritas pribadi yang tinggi, serta kemampuan koordinasi dan sinkronisasi yang baik,” kata Dudung.
Pada kesempatan yang sama, mantan Pangkostrad tersebut mengucapkan selamat bertugas kepada kedua Komandan Batalyon baru itu, KSAD meminta keduanya agar bertanggung jawab penuh terhadap anggota, dan harus memiliki target kinerja secara bertahap, bertingkat dan berkelanjutan serta mampu mengembangkan inovasi dan kreativitas untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang dihadapi.
“Para prajurit batalyon, kembangkan karakter dan kepribadian Sapta Marga, sehingga dapat menjadi contoh yang baik, dan bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” ucap Dudung.
Setelah itu, pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat tersebut dan rombongan bergerak ke Markas Yon Armed 20/155 GS/BY di Oelamasi, Kupang, untuk meninjau pangkalan serta memberikan pengarahan kepada prajurit. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































