KSAD Rapat dengan Pangdam, Evaluasi KDKMP dan Perekrutan Calon Prajurit

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggelar rapat dengan para Panglima Kodam (Pangdam). Rapat berlangsung melalui video conference (vicon), Selasa (27/10).
Dilansir dari keterangan Penkodam IV/Diponegoro, rapat tersebut juga diikuti Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto. Dijelaskan bahwa rapat membahas evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan perekrutan calon Bintara serta Tamtama TNI AD Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga: TNI Siapkan 180 Personel untuk Emban Misi Perdamaian di Afrika Tengah
"Keikutsertaan Pangdam IV/Diponegoro dalam rapat tersebut untuk menindaklanjuti kebijakan pimpinan TNI AD, baik dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat melalui KDKMP maupun dalam menyiapkan proses rekrutmen prajurit di wilayah tanggung jawabnya," tulis keterangan Penkodam IV/Diponegoro.
Dalam rapat tersebut, program KDKMP dipastikan berjalan sesuai dengan arah kebijakan yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan sebagai bahan pemantauan terhadap perkembangan pelaksanaan program sekaligus mendorong koordinasi antara jajaran TNI AD dan satuan kewilayahan.
Kemudian, untuk rencana perekrutan calon Bintara dan Tamtama TNI AD TA 2027, pembahasan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan proses penerimaan prajurit yang terencana, tertib, dan sesuai dengan ketentuan. Dengan demikian, kebutuhan personel TNI AD dapat dipenuhi dengan tetap mengedepankan kualitas dan profesionalisme.
Untuk diketahui, pada upacara HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 lalu, Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan 153 batalion baru khusus untuk TNI AD. Memastikan hal ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan bahwa penempatan personel akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kompetensi personel.
Baca Juga: Awali Tugas di Jakarta, Dankodaeral III Peringatan Keras Prajurit soal Judol dan Narkoba
Hal ini juga berlaku untuk sarana dan prasarana penunjang.
“Untuk sarana prasarana dan personel, penataannya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta prioritas operasional. Hal ini juga berlaku untuk personel sendiri, pengisian organisasi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan kompetensi dan kemampuan masing-masing personel. Demikian juga sarana prasarana terus dipenuhi dan disempurnakan dengan mengoptimalkan aset serta fasilitas yang tersedia,” kata Donny.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































