TNI Siapkan 180 Personel untuk Emban Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Jakarta, IDM – TNI lewat Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI menyiapkan 180 personel untuk emban misi perdamaian di Republik Afrika Tengah.
Sebanyak 180 personel TNI tersebut telah menjalani pre-deployment training (PDT) selama satu bulan sebagai persiapan penugasan United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (Minusca) di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga: Awali Tugas di Jakarta, Dankodaeral III Peringatan Keras Prajurit soal Judol dan Narkoba
Para personel yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-M MINUSCA CAR itu kemudian mengikuti tradisi pembaretan di patung peacekeeper PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/10). Tradisi pembaretan dipimpin Komandan PMPP TNI Mayjen Iwan Bambang Setiawan.

“Kegiatan ini menjadi simbol kehormatan, kebanggaan, dan kesiapan prajurit dalam mengemban tugas sebagai penjaga perdamaian PBB,” tulis siaran pers PMPP TNI, dikutip Selasa (27/10).
Baca Juga: Tradisi Pemberian Warga Kehormatan, Penghargaan yang Berakar dari Sejarah Panjang TNI
Selama pratugas, para prajurit dibekali kemampuan teknis dan taktis untuk mendukung pelaksanaan tugas serta menghadapi berbagai tantangan operasional di daerah misi.
Pratugas Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA CAR itu juga sempat ditinjau Sekjen PBB Antonio Guterres saat mengunjungi markas PMPP TNI, pada 19 Oktober lalu.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































