KSAD Pimpin Sertijab Pati TNI AD

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Pati TNI AD di Mabesad, Jakarta, Jumat (15/7).
“Seorang pemimpin harus mempunyai rasa memiliki, karena rasa memiliki ini muncul apabila seorang pemimpin memiliki rasa persaudaraan, kebersamaan dan rasa penderitaan antara pimpinan dengan bawahan dimanapun bertugas dan berada”, ujar Dudung dalam sambutannya di Mabesad (15/7).
Disadari atau tidak rasa memiliki akan memberikan pengaruh terhadap perilaku dan sikap seseorang, dimana orang yang merasa memiliki terhadap sesuatu akan berbeda dengan orang yang tidak merasa memiliki, ibaratnya memiliki rasa seperti apa yang dirasakan oleh prajurit TNI di Papua yang serba kekurangan, keterbatasan dan rasa rindu akan keluarganya, ucap Dudung.
“Kita harus merasakan itu, kita juga sebagai pimpinan pernah merasakan itu. Nah rasa ini setiap saat harus dirasakan, sehingga akan muncul rasa memiliki antara pimpinan dengan bawahan dimanapun berada dan bertugas,” ujar Dudung.

Dalam kesempatan tersebut, Dudung mengucapkan selamat kepada pejabat baru, jabatan merupakan kehormatan, oleh karenanya jangan pernah ragu-ragu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan.
Kepada pejabat lama, Dudung juga mengucapkan terima kasih karena telah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan berpesan agar menjaga nama baik TNI Angkatan Darat.
Adapun beberapa Pati TNI AD yang melaksanakan sertijab, antara lain:
- Irjenad dari Letjen TNI Rudianto kepada Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon.
- Pangdam XVI/Pattimura dari Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon kepada Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa.
- Pangdam VI/Mulawarman dari Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso kepada Mayjen TNI Tri Budi Utamo.
- Kadislitbangad dari Brigjen TNI Terry Tresna Purnama kepada Kolonel Inf Jajat Sudrajat. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































