HANKAM

KSAD Pimpin Sertijab Enam Jabatan Strategis TNI AD

Dudung Abdurachman
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman (kiri) memimpin sertijab enam jabatan strategis di Mabesad, Jakarta, Selasa (23/5). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin acara serah terima enam jabatan strategis di lingkungan TNI AD yang digelar di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (23/5).

Kepada pejabat yang baru dilantik, Dudung mengucapkan selamat beserta pesan bahwa jabatan baru yang diamanahkan adalah bentuk kepercayaan dan penghargaan negara atas kompetensi dan kemampuan pejabat itu sendiri. Amanah tersebut, lanjut Dudung, juga merupakan buah kerja keras, dedikasi, dan loyalitas yang bersangkutan kepada TNI Angkatan Darat, bangsa dan negara yang nantinya dipertanggungjawabkan kepada Tuhan.

Baca Juga: Begini Cara Marinir Atasi Rintangan untuk Rebut dan Kuasai Tumpuan Pantai

Dudung berharap, para Komandan Satuan berikut jajarannya dapat terus berupaya menciptakan iklim yang kondusif di masyarakat melalui komunikasi, dialog, serta interaksi yang intensif dan konstruktif dengan aparat terkait dan segenap komponen masyarakat.

“Ciptakan sinergi dengan pemerintah, baik Pemerintah Daerah maupun instansi terkait. Libatkan segenap komponen masyarakat untuk mengamalkan deteksi dini, antisipasi cepat, dan cegah dini. Sehingga tidak terjadi tindakan anarkis dan konflik antar kelompok masyarakat,“ ungkap Dudung.

Disamping terus mengasah naluri kepekaan sosial yang dilandasi semangat kemanunggalan TNI-Rakyat, serta senantiasa berupaya menyejahterakan anak buahnya.

Baca Juga: 97 Taruna AAL dan Dua KRI Dilibatkan di Latsitarda Nusantara

Adapun jabatan yang diserahterimakan, terdiri dari jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa kepada Mayjen TNI Izak Pangemanan, Asisten Personel (Aspers) KSAD dari Mayjen TNI Darmono Susastro kepada Mayjen TNI Agus Prangarso, Danpuspenerbad dari Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto kepada Brigjen TNI Totok Nugroho, Gubernur Akademi Militer dari Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko kepada Brigjen TNI Erwin Djatniko, Kapusziad dari Mayjen TNI Aby Ismawan kepada Brigjen TNI Suparjo, dan Kadisinfolahtad dari Brigjen TNI Fitry Taufik Sahari kepada Kolonel Inf Nugroho Septijantono, S.I.P.

Diketahui, tiga orang pejabat lama di antaranya Mayjen TNI Darmono Susastro, Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto dan Mayjen TNI Aby Ismawan selanjutnya akan memasuki masa purna tugas. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.