KSAD : “Pemimpin Perlu Memberikan Keteduhan, Kesejukan dalam Memimpin Anggotanya”

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa dirinya menerapkan “Green Human Resource Management” yaitu kepemimpinan yang memberikan keteduhan, kesejukan dalam memimpin anggota. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada para Komandan Satuan di Makodam Jaya sebagai bagian dari rangkaian Kunjungan Kerja di Kodam Jaya, Senin (14/3).
“Pendekatan dengan mengutamakan kedekatan dengan seluruh anggota akan lebih efektif dalam membangun organisasi. Sedangkan saran dan masukan dari anggota dapat menjadi pertimbangan pimpinan dalam pengambilan keputusan, sehingga keputusan yang dihasilkan merupakan keputusan bersama,” ungkap Dudung.

Dalam pengarahannya kepada para Dansat jajaran Kodam Jaya, Dudung juga menyampaikan bahwa Kodam Jaya/Jayakarta merupakan barometer bagi keamanan Indonesia. Kasad menegaskan agar prajurit Kodam Jaya/Jayakarta tidak ragu-ragu dalam bertindak terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kodam Jaya sebagai barometer, bernilai sangat strategis sehingga jika prajurit melaksanakan tugas dengan baik maka akan berpengaruh positif terhadap Ibu Kota dan menjadi acuan bagi satuan-satuan di daerah,” tutur Dudung.
Kasad menekankan kepada seluruh prajurit untuk memiliki loyalitas tegak lurus. “Loyalitas prajurit itu tegak lurus, loyal tehadap Presiden sebagai Panglima Tertinggi, dan harus mendukung kebijakan dan keputusan pemerintah, ” tegas Dudung.

Dudung juga apresiasi terkait penanganan Vaksinasi Covid-19, dan saat ini sedang digencarkan serbuan vaksinasi Covid -19 oleh Kodam Jaya dengan baik.
Dudung juga menegaskan akan memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan mendasar prajurit utamanya perlengkapan perorangan untuk latihan maupun tugas operasi serta perumahan bagi prajurit. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































