KSAD Pastikan Selalu Hadir Dalam Permasalahan Prajurit

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan pengarahan kepada para prajurit satuan Korem 161/Wira Sakti di Markas Yonarmed 20/155 GS/Bakti Yudha, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (19/5).
Kunjungan Dudung ini untuk memantau dan mengetahui kondisi secara langsung satuan TNI AD di setiap wilayah beserta permasalahannya, baik menyangkut masalah personel maupun materil, sehingga tidak ada prajurit di lapangan yang menderita.
“Pembangunan perumahan prajurit menjadi prioritas saya, karena pada dasarnya manusia itu kebahagiaannya berangkat dari tempat tidur atau dari rumah. Jika rumah tangga sudah bermasalah, tentu hidup prajurit itu menderita dan tidak akan bisa bekerja maksimal,” kata Dudung.

Pengarahan tersebut merupakan salah satu agenda kegiatan KSAD selama melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodam IX/Udayana, sebagai bagian dari pembinaan satuan yang menjadi tugas dan tanggung jawab KSAD selaku Pembina Kekuatan.
Sebelumnya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Apriyanto telah menjelaskan serta memperkenalkan kepada Dudung, bahwa personel yang mengikuti pengarahan tersebut terdiri dari 150 anggota Korem 161/WS, 150 anggota Brigif-21/Komodo, 150 anggota Yonarhanud 9/AWJ, 150 anggota Yonarmed 20/155 GS/BY, 30 anggota Yonzipur 18/YKR, 28 anggota Denkav 4/SP dan 25 anggota Kikav KKA, serta 30 anggota Pegawai Negeri sipil.
Mantan Pangkostrad tersebut berpesan agar di manapun prajurit bertugas harus bisa memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar melalui pemberdayaan potensi yang ada di satuan, potensi wilayah serta potensi yang ada di masyarakat itu sendiri.

Dudung menegaskan bahwa dukungan logistik atau bekal personel dan perbaikan sarana di satuan akan tetap diperhatikan pemenuhannya, termasuk pemberian kesejahteraan dan penghargaan kepada prajurit yang berprestasi. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































