HANKAM

KSAD Kunjungi Kawah Candradimuka Akademi Militer Australia

KSAD Kunjungi Kawah Candradimuka Akademi Militer Australia
(Dok Dispenad)

Canberra (IDM) - Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Australia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mendatangi Royal Military College (RMC) Duntroon yang merupakan kawah candradimuka Akademi Militer Australia di Canberra, ACT. Senin, (10/10).

Dalam kunjungan tersebut, Dudung meninjau fasilitas pendidikan, kegiatan belajar, dan latihan para taruna serta bertatap muka dengan perwakilan perwira TNI Angkatan Darat yang sedang menempuh pendidikan di RMC Duntroon.

Kepada para personel yang melaksanakan program pertukaran di RMC, Dudung berpesan agar melaksanakan penugasan ini sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya calon pemimpin Angkatan Darat, sehingga nantinya mampu menjawab tantangan kemajuan di masa depan.

“Kalian sebagai duta bangsa harus menjaga nama baik dengan belajar dan berlatih di sini dengan baik. Ilmu dan pengalaman yang didapat di sini menjadi bekal kalian saat berdinas nantinya untuk membawa TNI, khususnya TNI Angkatan Darat menjadi lebih maju dan kuat,” ujarnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.