KSAD Jelaskan Pentingnya Ideologi Kebangsaan dan Jiwa Nasionalisme di Unesa

Surabaya,IDM - Di hadapan 6.000 mahasiswa dan civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan kuliah umum bertema “Menguatkan Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Bangsa untuk Membangun Negeri Menuju Indonesia Maju yang Harmoni” di Graha Unesa, Jawa Timur, Jumat (2/9).
Pada kesempatan tersebut, Dudung juga dianugerahi Widya Wiyata Dharma Samya yang dinilai telah berkontribusi dalam kemajuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dudung menekankan, pluralisme di Indonesia sangat beranekaragam baik dari suku, agama, maupun golongan sehingga cukup rentan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa apabila tidak dapat dikelola dengan baik. Terlebih di era post-truth seperti saat ini di mana kebohongan dapat menjadi kebenaran apabila disampaikan secara terus menerus oleh tokoh atau public figure yang mengutamakan kepentingan kelompoknya.

“Ideologi kebangsaan dan jiwa nasionalisme yang kuat akan mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi segala bentuk ancaman baik yang berasal dari luar maupun dari dalam,” ungkap Dudung.
Dudung yakin jika mahasiswa yang terjamin intelektual dan akhlaknya memiliki peran penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Saya yakin dengan semakin kokoh dan kuatnya semangat idealisme, nasionalisme, gotong royong, kebersamaan dan tekad membangun bangsa dari para mahasiswa akan mampu menghadapi segala ancaman terhadap bangsa baik eksternal maupun internal,” ujar Dudung. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































