KSAD Datangi Grup 1 Kopassus, Beri Pesan kepada Seluruh Prajurit

Jakarta, IDM – Pembinaan prajurit harus sesuai dengan pembentukan keagamaan agar mampu membentuk karakter prajurit yang kuat, disiplin, dan pantang menyerah.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Grup 1 Kopassus, Serang, Banten, Senin (16/3).
Kegiatan keagamaan di lingkungan satuan, jelas Maruli, memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian prajurit dan fondasi moral dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Lanud Adi Soemarmo Gelar Apel Siaga untuk Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H
“Anda tidak bisa membina anggota Anda menjadi baik tanpa pendampingan keagamaan yang baik,” kata Maruli.
Selain itu, ia juga mengingatkan para prajurit agar terus membangun kualitas diri sebagai prajurit yang tangguh dan siap menghadapi dinamika tugas yang semakin beragam.
“Anda harus membentuk diri anda menjadi prajurit-prajurit yang kuat, karena tantangan (tugas) akan terus bervariasi,” tambahnya.
Baca Juga: 104 Keluarga Korban Bencana di Aceh Utara Kini Tempati Huntap Lengkap dengan Fasilitas Umum
Maruli juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme prajurit Kopassus selama ini. Ia menyebut, pasukan khusus TNI AD ini terus menunjukkan performa terbaik dalam menjalankan tugas.
Kepada seluruh prajurit Baret Merah, Maruli terus mendorong agar terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
Selain memberikan arahan, Maruli juga meninjau pangkalan serta sejumlah fasilitas di lingkungan asrama. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































