KSAD Bertemu Jenderal Yoshida Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima kunjungan Chief of Staff Japan Ground Self Defense Force (Kepala Staf Angkatan Darat Jepang) Jenderal Yoshida Yoshihide di Mabesad, Senin, (8/8).
Dalam kunjungan ini kedua pimpinan Angkatan Darat tersebut membahas sejumlah kerja sama baik di bidang pendidikan maupun bidang latihan.
"Saya ingin meningkatkan kerjasama latihan Penanggulangan Bencana (HADR) antara TNI AD bersama JGSDF. Karena Jepang dan Indonesia sama-sama memiliki kerawanan terhadap bencana alam dengan berada di Ring of Fire kawasan Asia Pasifik," kata Dudung.
Jenderal Yoshida Yoshihide telah bertugas di Angkatan Darat Jepang selama lebih dari tiga puluh lima tahun. Pria kelahiran 30 Oktober 1962 tersebut merupakan Alumni The University of Tokyo, Command and General Staff Course, GSDF Staff College dan Regular Course, National Institute for Defense Studies. Sejak Maret 2021 Yoshida mendapat kenaikan pangkat menjadi Jenderal dan dipercaya sebagai Kepala Staf JGSDF.
Jenderal Yoshida Yoshihide yang datang didampingi Kepala Seksi Kerjasama Pertahanan AD Jepang Kolonel Noshita Shigehiro, Atase Pertahanan RI di Tokyo Kolonel Pnb Andi Nur Abadi, Letkol Kuga Masaki, Letkol Fujii Daiki, Capt Mizuno Hidenori dan Peltu Nakada Tomoyuki. (rr)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































