KSAD Berikan Kuliah Inspiratif kepada Mahasiswa Universitas Pertamina

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan kuliah inspiratif bersama 600 mahasiswa Universitas Pertamina secara daring yang bertema "Kepemimpinan Strategis" di Ruang Auditorium Gedung Griya Legita Universitas Pertamina, Jakarta, Sabtu (4/6).
Mengawali perkuliahannya, Dudung menjelaskan ancaman-ancaman yang dihadapi banyak negara sekarang ini, baik ancaman internal maupun ancaman eksternal yang membahayakan persatuan serta kesatuan bangsa. Dalam menghadapi ancaman tersebut, sejarah telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa petarung, jagoan, rela berkorban dan bangsa yang tidak mau lama-lama dijajah.
Kemudian, Dudung juga mengatakan bahwa kekuatan bangsa dengan melibatkan seluruh komponen, sumber daya nasional dan aspek kehidupan sangat diperlukan dalam menghadapi ancaman tersebut, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif, nyaman, dan aman serta lingkungan yang mampu menciptakan energi bagi semua komponen bangsa dalam mencapai tujuan negara atau Green Human Resource Management.

“Untuk membangun Green Human Resource Management dibutuhkan kepemimpinan strategis, yaitu kemampuan seseorang untuk mengantisipasi, mempertahankan fleksibilitas, berpikir secara strategis, dan bekerja dengan orang lain untuk memulai perubahan yang akan menciptakan masa depan yang baik,” ujar Dudung.
Dalam membangun Green Human Resource Management, Mantan Pangdam Jaya tersebut juga menjelaskan seorang pemimpin harus membangun kapasitas dirinya sebagai pemimpin yang dihormati, diidolakan, dikagumi, dicintai, diidamkan dan diharapkan. Selain itu, Dudung juga menyampaikan bahwa pemimpin juga harus memiliki empat ciri utama yaitu imajinasi, inovasi, visi dan misi, serta cita-cita dan harapan.
Mengakhiri materi kuliahnya, Mantan Pangkostrad tersebut juga membagikan kunci kesuksesan kepada para mahasiswa yakni melupakan masa lalu karena masa lalu tidak akan pernah kembali lagi, melakukan yang terbaik hari ini secara optimal karena apa yang kita lakukan hari ini menjadi momen sejarah dihari esok, dan cita-cita hanya harapan serta angan-angan tetapi harus diperjuangkan.
“Mahasiswa harus yakin kepada diri sendiri, karena apapun yang ada di depanmu, ataupun yang ada di belakangmu, dan yang ada di sekelilingmu sekalipun tidak akan berarti apa-apa dibandingkan apa yang ada di dirimu,” pesan Dudung. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































