KSAD Beri Arahan kepada Bintara Otonomi Khusus

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pengarahan kepada 948 Bintara Otonomi Khusus (Otsus) secara tatap muka dan video conference di Mabesad, Jakarta, Kamis (9/6).
Dalam arahannya, Dudung mengatakan bahwa para otsus telah dididik dan beradaptasi selama satu tahun di Pulau Jawa, sehingga diharapkan dapat mempraktikkan pengalamannya untuk membantu kesulitan masyarakat dan membangun Papua lebih maju lagi.
"Laksanakan tujuh perintah harian KSAD, salah satunya TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi,” tegas Dudung.
Tidak hanya itu, Dudung juga mengatakan kepada para bintara otonomi khusus yang nantinya akan bertugas sebagai Babinsa di Papua dan Papua Barat ini harus menjadi motivator dan pendorong, sehingga mampu melaksanakan tugas dengan memberikan pengabdian terbaik sebagai perpanjangan tangan pimpinan TNI AD, satuan kewilayahan dalam membantu pembangunan dan masyarakat di Papua.

Dudung juga berharap banyaknya pengalaman yang sudah peroleh selama pendidikan di Rindam dan on job training' (OJT) di satuan kewilayahan Kodam Jaya/Jayakarta, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro dan Kodam V/Brawijaya bisa menjadi bekal bintara otsus untuk mengajak semua komponen bangsa Indonesia guna membangun Papua dengan kesatuan dan persatuan, keharmonisan serta kedamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tetaplah berbuat yang terbaik dimanapun kalian bertugas dan berada, dengan tetap memegang teguh sapta marga, sumpah prajurit serta delapan wajib TNI. Tunjukkan bahwa kalian prajurit TNI AD yang cinta NKRI dan menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” tutup Dudung. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































