HANKAM

KSAD Apresiasi Pengabdian Kopassus yang Banggakan Nama Angkatan Darat

HUT ke-71 Kopassus
Upacara peringatan HUT ke-71 Kopassus di Lapangan Upacara Makopassus, Cijantung, Jakarta, Senin (17/4). (Foto: Dok. Penkopassus)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengapresiasi pengabdian Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang membanggakan Angkatan Darat dan juga NKRI.

Hal ini diungkapkan KSAD saat momentum upacara peringatan HUT ke-71 Kopassus di Lapangan Upacara Makopassus, Cijantung, Jakarta, Senin (17/4).

Dilansir keterangan resminya Penkopassus, Rabu, (19/4) KSAD yang dalam amanatnya dibacakan Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar Korps Baret Merah Kopassus, juga apresiasi atas pengabdian terbaik yang membanggakan TNI Angkatan Darat, dan negara.

Baca Juga: Mudik Bersama, KSAU Lepas Keberangkatan Ratusan Prajurit TNI AU dan PNS Mabesau

"Semua itu telah mampu menjadikan Kopassus sebagai satuan yang ditakuti lawan dan disegani, serta dicintai oleh rakyat Indonesia," kata KSAD.

HUT ke-71 Kopassus
(Foto: Dok. Penkopassus)

Namun, lanjut KSAD bahwa keberhasilan dan prestasi yang telah diraih oleh Kopassus tidak terlepas dari hasil rintisan yang telah dilakukan oleh para pendahulu, sesepuh dan senior.

"Untuk itu, sudah sepatutnya kita menyampaikan rasa hormat dan terima kasih, atas kokohnya pondasi yang telah dibangun serta kebesaran nama yang ditinggalkan oleh para pendahulu," kata KSAD.

Baca Juga: Tertarik Modernisasi Militer Indonesia, Ceko Lakukan Pembaruan Kerja Sama Pertahanan

Berikutnya KSAD juga menekankan sebagai pasukan elit agar tetap menjaga kesiapan operasional dan kesiapsiagaan satuan yang tinggi sebagai wujud profesionalitas prajurit dan satuan yang dibentuk secara khusus di atas kemampuan prajurit dan satuan biasa.

"Kehebatan Kopassus telah membuat banyak negara yang menaruh hormat dan ingin belajar serta berlatih bersama. Namun di sisi lain akan selalu ada pihak yang menganggap Kopassus sebagai ancaman yang harus dilemahkan dengan berbagai macam cara," kata KSAD.

Karena hal ini, kata KSAD teruslah belajar, berlatih dan mengembangkan doktrin, strategi dan taktik maupun teknik pertempuran khusus, agar kehebatan itu tetap terasah, dan terus memelihara kewaspadaan dari berbagai ancaman yang berpotensi melemahkan kebesaran nama dan kehebatan Kopassus. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.