HANKAM

KSAD Apresiasi Kerja Sama Antara TNI AD – AD Singapura

KSAD Apresiasi Kerja Sama Antara TNI AD – AD Singapura
(Dok Dispenad)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Darat Singapura, Brigadir Jenderal David Neo di Mabesad, Jakarta. Selasa (10/5).

Dudung mengatakan bahwa TNI AD menyadari akan pentingnya kerja sama bilateral dan multilateral dalam menghadapi dinamika perkembangan lingkungan strategis yang sangat komplek dan multidimensional, termasuk adanya ancaman bencana alam dan bencana non alam seperti Covid-19, serta ancaman kejahatan lintas negara seperti terorisme, radikalisme dan permasalahan kemanusiaan lainnya.

(Dok Dispenad)

“Untuk itu, saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima Angkatan Darat Singapura atas kerja sama yang telah terjalin erat antara TNI AD dan Angkatan Darat Singapura, serta berharap kerja sama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, guna memberikan kontribusi positif kepada negara masing-masing untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan dan menjaga stabilitas kawasan,” ujar Dudung.

“TNI AD juga mendukung peningkatan kerja sama antara TNI AD dan AD Singapura dalam rangka peningkatan penguasaan teknologi dan industri militer guna terwujudnya kemandirian nasional dalam penyediaan Alutsista,” lanjut mantan Pangkostrad ini.

(Dok Dispenad)

Saat ini TNI AD terus berupaya hadir bersama komponen bangsa lainnya untuk membantu pemerintah dan mengatasi kesulitan rakyat, diantaranya program kegiatan TNI Manunggal Air untuk mengatasi kekeringan dan kebutuhan air bersih, penanganan Covid-19, pencegahan paham radikalisme, dan lain-lain.

“Untuk itu, TNI AD juga terbuka apabila AD Singapura ingin berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut,” ucap Dudung.

(Dok Dispenad)

Sementara itu, Panglima AD Singapura menyambut baik upaya-upaya dalam memelihara dan mengembangkan kerja sama antara Angkatan Darat kedua negara Indonesia dan Singapura di masa depan dalam menghadapi ancaman dan gangguan yang semakin kompleks.

“Dengan adanya kerja sama yang kuat dan erat antara kedua Angkatan Darat, maka kita dapat menghadapi segala ancaman dengan baik sehingga kedua negara dapat menjamin keamanan, kemakmuran serta perkembangan baik di wilayah masing-masing maupun kawasan,” ujar Brigjen David. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.