KRI Teluk Ende Angkut Prajurit hingga Tank Marinir untuk Operasi Trisila 2024

Jakarta, IDM - Koarmada II melalui Satuan Amfibi (Satfib) mengerahkan KRI Teluk Ende-517 untuk terlibat dalam Operasi Trisila 2024 periode III tahun 2024, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/7).
Kapal pendarat amfibi (LST) kelas Teluk Banten itu mendukung pelaksanaan pengamanan maritim perairan Indonesia dengan mengangkut para prajurit serta kendaraan tempur tank PT 76 (M) dari Batalyon Tank Amfibi (Yontankfib) 2 Marinir.
Komandan Yontankfib 2 Marinir Letkol (Mar) Alfredo Yowel Antaribaba menyampaikan esensi operasi Trisila ialah untuk mengamankan wilayah yuridiksi perairan di seluruh Indonesia serta melaksanakan pembinaan potensi maritim dengan mengakomodasikan kepentingan pertahanan negara.
Baca Juga: TNI Olah 40 Ribu Hektare Lahan Rawa di Merauke Jadi Siap Tanam
"Keterlibatan Yontankfib 2 Marinir dapat diinterprestasikan sebagai manifestasi peran serta satuan Kavaleri Korps Marinir dalam bela negara sebagai ujung tombak dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI," ujar Alfredo, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Kamis (4/7).

Sebelumnya, Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama Isswarto memimpin apel gelar pasukan kesiapan Gugus Tempur Operasi Trisila 2024 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/7) .
Isswarto menyampaikan, pasukan yang terlibat dalam Gugus Tempur Operasi Trisila 2024 terdiri dari Koarmada RI, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) hingga Korps Marinir. Mereka ditugaskan untuk menegakkan keamanan di laut.
Baca Juga: Hadapi Ancaman OPM, Prajurit TNI Ajarkan Bela Diri ke Masyarakat Yigi
Ia melanjutkan, kegiatan operasi tersebut bertujuan membangun kemampuan tempur unsur-unsur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang terlibat dalam Trisila 2024. "Serta mengembangkan potensi maritim di wilayah operasi guna memperkuat kehadiran keunggulan TNI AL di laut," lanjutnya.
Nantinya, selain bertugas melaksanakan penegakan hukum dan pengamanan terhadap para pengguna laut, pasukan Satgas Trisila 2024 juga akan menggelar latihan taktis di laut dan pendaratan amfibi untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan tempur.
"Dalam kegiatan yang melibatkan instansi lain ini harus selalu koordinasi untuk mencapai kesuksesan operasi Trisila 2024," pungkas Isswarto. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































