KRI Sultan Hasanuddin dan Kapal Perang Kanada Terlibat Manuver Taktis di Laut Jawa

Jakarta, IDM - KRI Sultan Hasanuddin-366 melaksanakan passing exercise (passex) dengan kapal perang Angkatan Laut Kanada HMCS Montreal (FFH) di Laut Jawa, Senin (10/7).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (11/7), kapal dari jajaran Satuan Kapal Eksorta (Satkor) Koarmada II itu mengikuti kegiatan passex di bawah komando Pjs. Komandan KRI SHN-366 Letkol Laut (P) Lustia Budi.Passing exercise merupakan latihan yang dilaksanakan oleh TNI AL untuk menyambut dan mengantarkan kapal perang asing yang akan masuk maupun meninggalkan perairan Indonesia.
Baca juga: Atasi Stunting, KSAD: Lakukan Segala Tindakan yang Dibutuhkan
Adapun, serial latihan yang dilaksanakan meliputi latihan komunikasi antar-kapal dengan menggunakan isyarat lampu (flash exercise), komunikasi isyarat dengan kibaran bendera semaphore (flaghoist exercise), simple maneuvering exercise, RAS approaches, dan ditutup dengan farewell.
Pada kesempatan tersebut, Lustia menyampaikan selain untuk mempertahankan kemampuan dan profesionalisme prajurit, passex juga bertujuan meningkatkan hubungan antara TNI AL dengan Angkatan Laut Kanada.
Baca juga: Bidik Talenta Baru, TNI AL Gelar Polwilbar 2023
"Selain untuk menjaga kedaulatan NKRI, diharapkan dapat mempererat hubungan internasional, mempertahankan, dan meningkatkan persahabatan antara Indonesia dengan Kanada," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































