KRI RE Martadinata-331 Laksanakan Passex bersama USS Charleston di Selat Lombok

Jakarta, IDM - KRI RE Martadinata-331 melaksanakan latihan passing atau passing exercise (passex) bersama kapal perang Amerika Serikat (AS) USS Charleston (LCS 18) di Selat Lombok, Sabtu (2/10).
Skenario latihan diawali dengan pertemuan antara kedua kapal perang pada titik yang disepakati, selanjutnya KRI RE Martadinara-331 melaksanakan comms check, dilanjutkan serial flashex. KRI RE Martadinata-331 dan USS Charleston berhasil membaca isyarat berita.
Selanjutnya, RAS Approach (RASAP) yang dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, KRI RE Martadinata-331 melaksanakan pendekatan di lambung kanan USS Charleston, kemudian sesi kedua USS Charleston melaksanakan pendekatan ke KRI RE Martadinata-331 di lambung kiri.
Komandan KRI REM-331 Kolonel Laut (P) Nopriadi mengungkapkan, latihan passex antara TNI AL dan US Navy ini adalah imbauan dari Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI TSNB Hutabarat.
"Imbauan ini terkait implementasi dari program prioritas KSAL Laksamana TNI Yudo Margono di bidang Pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi," ujarnya, dikutip dari Dispen Koarmada II, Senin (3/10).
Sebelumnya, passex adalah latihan yang dilakukan antara dua angkatan laut ketika kapal perang salah satu negara melewati wilayah laut dari salah satu kedua negara tersebut. Dalam artian lain, passex bertujuan melatih kerja sama antara dua angkatan laut.
Pada akhir latihan passex, TNI AL dan US Navy ini melaksanakan farewell pass, Nopriadi memberikan farewell speech kepada USS Charleston, dan kapal perang AS itu melanjutkan perjalanan kembali ke pangkalannya. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































