TEKNOLOGI

KRI Nagapasa-403 Kini Punya Kemampuan Torpedo Countermeasure System

KRI Nagapasa-403 Kini Punya Kemampuan Torpedo Countermeasure System
Kemampuan tempur kapal selam alutsista TNI AL sebagai petarung bawah laut, perlu ditingkatkan teknologi modern yang andal. (Dispenal)

Surabaya, IDM - Kapal selam TNI AL KRI Nagapasa-403 kini memiliki Torpedo Countermeasure System (TCMS) yang berkemampuan menembakkan amunisi jenis Mobile Acoustic Jammer (MAJ) dan Mobile Acoustic Decoy (MAD).

Kepala Dinas Senjata dan Elektronika TNI AL (Kadissenlekal) Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetyo, menjelaskan pemasangan TCMS pada armada tempur bawah laut tersebut sebagai sarana pertahanan diri dalam menghadapi serangan torpedo lawan.

"Hal itu dilakukan karena kapal selam adalah salah satu alutsista (alat utama sistem persenjataan) TNI AL yang bernilai strategis dan memiliki efek deteren yang tinggi," kata Teguh, dikutip dari keterangan Dispenal, Minggu (21/8).

Teguh meninjau langsung peningkatan teknologi modern KRI Nagapasa-403 di fasilitas latihan Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (19/8) lalu, untuk mengetahui kemajuan secara konkret pemasangan TCMS di KRI Nagapasa-403 dan memitigasi segala potensi permasalahan yang mungkin dihadapi dalam proses pemasangan.

Peningkatan kemampuan KRI Nagapasa-403 juga sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono untuk memodernisasi KRI, pesawat udara dan material tempur yang siap dioperasikan.

Sebelumnya, KRI Nagapasa-403 adalah hasil kerja sama pemerintah dengan Korea Selatan. Kapal perang ini memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah air. Kapal selam ini mampu berlayar lebih dari 50 hari dan menampung 40 kru untuk menunjang fungsi. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.