KRI I Gusti Ngurah Rai Evakuasi Kapal Nelayan Terdampar di Laut

Jakarta, IDM – KRI I Gusti Ngurah Rai-332 mengevakuasi sebuah kapal ikan nelayan, yaitu KM Scania I yang terdampar di lautan akibat kerusakan piston mesin, Bali, Jumat (10/1).
Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan, mengungkapkan kapal perang ini sedang melaksanakan lintas laut menuju daerah latihan praktik Jalayudha taruna AAL angkatan ke-70.
Baca Juga: Panglima TNI Apresiasi Senjata Produksi Dalam Negeri, Mutakhir dan Berkualitas Tinggi
Kemudian, Ahmad segera menerjunkan para personel KRI I Gusti Ngurah Rai untuk bergerak cepat membantu mengevakuasi kapal ikan dengan 17 awak kapal tersebut.

"(Kami) memasang tali untuk menarik kapal ikan tersebut ke daerah yang aman sejauh 22 mil laut menuju ke perairan Banyuwangi untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (13/1).
Baca Juga: TNI AL Amankan 80 Ton Pasir Timah Ilegal di Pelabuhan Sadai
Sebelumnya, KM Scania I yang berasal dari daerah Probolinggo mengalami kerusakan pada bagian piston mesin dan sudah terombang ambing di Laut Bali selama 4 hari sejak, Senin (6/1) lalu.
"Saat ini seluruh awak KM Scania I sudah berada di lokasi perairan Banyuwangi untuk mendapat bantuan lebih lanjut ke pelabuhan terdekat," ujar Ahmad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































