KRI Diponegoro Pamer Kekuatan di Depan 4 Kapal Perang Asing

Jakarta, IDM – KRI Diponegoro-365 melaksanakan latihan manuver tingkat lanjut (advance maneuvering exercise) dengan seluruh unsur kapal perang Maritime Task Force (MTF) 448 UNIFIL di Laut Mediterania, Kamis (4/4).
Latihan yang dipimpin Komandan MTF Laksamana Muda Dirk Gartner ini diikuti oleh lima kapal perang dari sejumlah negara yang tergabung dalam MTF 448 UNIFIL, yaitu KRI Diponegoro-365 (Indonesia) dan FGS Baden Wuerttemberg F-222 (Jerman).
Baca Juga: TNI Kirim 33 Personel Yonif 117 Ksatria Yudha Jaga Pulau Terluar Indonesia
Kemudian, HS Spetsai F-453 (Yunani), TCG Burgazada F-513 (Turki) dan BNS Sangram F-113 (Bangladesh).

KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, menjelaskan dalam latihan in seluruh kapal perang tersebut membentuk formasi-formasi sebagai bentuk simulasi untuk menghadapi berbagai ancaman.
"Seluruh kapal perang juga membentuk simulasi pertahanan dari kontak permukaan dan udara," ujar Wirastyo, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (8/4).
Baca Juga: Bawa Pemudik dari Jakarta, KRI Banda Aceh Tiba di Semarang dan Surabaya
Tak hanya itu, pada saat formasi "Foxtrot", juga dilaksanakan farewell salute kepada FGS Baden Wuerttemberg F-222 yang telah selesai menjalani masa tugas di UNIFIL selama enam bulan terakhir dan akan digantikan oleh FGS Bradenberg F-123.
"Latihan ini bertujuan mempererat hubungan antar unsur MTF 448 UNIFIL sekaligus menyamakan persepsi suatu gugus tugas multinasional," kata Wirastyo. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































