HANKAM

KRI Diponegoro dan Militer Lebanon Gelar Simulasi Evakuasi Korban Perang

KRI Diponegoro-365
KRI Diponegoro-365 berlatih bersama Angkatan Udara Lebanon di Perairan Mediterania, Selasa (7/5). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM - KRI Diponegoro-365 sebagai Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL melaksanakan latihan bersama Angkatan Udara Lebanon di Perairan Mediterania, Selasa (7/5).

Kapal perang korvet kelas Sigma itu melakukan latihan evakuasi darurat korban tempur atau casualty evacuation (casevac) serta pengangkatan dan penurunan personel (winching) dengan helikopter Bell 212 'Phoenix' milik Skadron 5 Angkatan Udara Lebanon.

Baca Juga: Wakil KSAU Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Pemimpin Angkatan Udara Dunia, Ini yang Dibahas

Dalam skenario latihan, helikopter Bell 212 Angkatan Udara Lebanon melaksanakan hover dan winching di atas geladak dengan menurunkan stretcher dan rescuer yang disimulasikan ada korban tempur membutuhkan pertolongan pertama.

KRI Diponegoro-365
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Latihan bersama tersebut merupakan salah satu implementasi dari tugas utama unsur MTF UNIFIL yang dimandatkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yaitu memberikan pelatihan kepada prajurit Angkatan Bersenjata Lebanon.

"Sesuai mandat PBB, tugas utama unsur MTF UNIFIL memberikan pelatihan kepada Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan mereka dalam bertugas di wilayahnya," kata Dansatgas MTF XXVIII-O Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (8/5).

Baca Juga: KSAD: Prajurit TNI AD Akan Dapat Baju dan Sepatu Satu Paket

Selain itu, Wirastyo juga menjelaskan kegiatan latihan bertujuan menjalankan tugas yang dimandatkan dalam resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Kemudian sebagai sarana untuk mempererat hubungan bilateral antara kedua Angkatan Bersenjata yang sudah terjalin dengan baik sejak misi pertama pada 2009," ujar Wirastyo yang juga selaku Komandan KRI Diponegoro. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.