KRI Banjarmasin Berangkatkan Ratusan Pemudik Tujuan Semarang dan Surabaya

Jakarta, IDM - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin-592 memberangkatkan ratusan pemudik tujuan Semarang dan Surabaya di Mako Kolinlamil, Selasa, (18/4).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang langsung melepaskan keberangkatan pemudik tersebut mengatakan tujuan dari program ini adalah mendukung pemerintah menyiapkan kegiatan mudik sekaligus mengurangi intensitas resiko kecelakaan dan kemacetan.
Baca Juga: Sebanyak 15 Pati TNI AU Naik Pangkat. Tiga Di antaranya Sandang Pangkat Bintang Dua
"Para pemudik ini kan bisa membawa motor dimuat ke dalam KRI sesudah itu mereka hanya tinggal beristirahat," kata KSAL.

Lanjutnya total pemudik yang diberangkatkan adalah 476 orang dan 20 balita serta jumlah kendaraan sebanyak 153 motor.
Baca Juga: Satrol Lantamal IV Batam Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Mudik Lebaran
"Sementara itu untuk arus balik yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 April 2023 dengan KRI yang sama total memberangkatkan 120 orang dan 22 motor," kata KSAL.
Di dalam KRI Banjarmasin pemudik akan mendapatkan sejumlah fasilitas secara gratis seperti kesehatan, makan gratis dan juga fitnes gratis. Di kegiatan mudik gratis ini TNI AL menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kementerian Perhubungan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































