HANKAM

KRI Ahmad Yani Ikuti 'Passing Exercise' Bersama Prancis di Selat Makassar

KRI Ahmad Yani
KRI Ahmad Yani passing exercise dengan kapal perang Angkatan Laut Prancis FS Vendémiaire di Selat Makassar, Senin (13/5). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM - Salah satu unsur armada dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, yakni KRI Ahmad Yani-351 melakukan passing exercise dengan kapal perang Angkatan Laut Prancis, FS Vendémiaire (F734) di Selat Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/5).

Adapun passing exercise merupakan latihan yang dilaksanakan TNI AL untuk menyambut dan mengantarkan kapal perang asing yang akan masuk maupun meninggalkan perairan Indonesia.

Baca Juga: KSAL: TNI AL Setidaknya Diperkuat 12 Kapal Selam Siap Tempur

Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (14/5), KRI Ahmad Yani bersama FS Vendémiaire itu melaksanakan beberapa serial latihan, seperti isyarat bendera (flaghoist exercise), komunikasi lampu isyarat (flash exercise), simple manuevering, dan diakhiri dengan farewell.

KRI Ahmad Yani
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Komandan KRI Ahmad Yani mengatakan kegiatan passing exercise merupakan suatu bentuk tugas TNI AL, yaitu melaksanakan tugas diplomasi dengan menjalin hubungan baik Angkatan Laut Indonesia dan Prancis.

"Di samping itu kegiatan passing exercise merupakan media bagi para prajurit untuk melatih serta meningkatkan kemampuan serta profesionalisme para prajurit dalam melaksanakan tugas-tugas TNI AL ke depan," kata Fadhlon.

Baca Juga: Asah Kesiapan Tempur, Denmatra 2 Kopasgat Gelar Latihan Profisiensi Military Free Fall

Kegiatan passing exercise tersebut, lanjutnya, merupakan arahan Pangkoarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo agar para komandan kapal perang meningkatkan kualitas dan kuantitas latihan sebagai salah satu implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

"Tingkatkan operasional, baik alutsista maupun satuan-satuan operasi, diikuti dengan peningkatan kemampuan (capability) dalam menjawab panggilan tugas yang saat ini selalu berkembang secara dinamis," pungkas Fadhlon. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.