HANKAM

Korpasgat dan Pasukan Khusus AS Rampungkan Latihan Bersama DAGR 2026

Personel Korpasgat dan US AFSOC
Personel Korpasgat TNI Angkatan Udara saat mengikuti latihan bersama (Latma) Direct Action Ground Reconnaissance (DAGR) 2026 dengan US AFSOC. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Latihan bersama (Latma) Direct Action Ground Reconnaissance (DAGR) 2026 resmi berakhir, menandai rampungnya rangkaian latihan untuk meningkatkan interoperabilitas Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara (TNI AU) dengan United States Air Force Special Operations Command (US AFSOC).

Baca Juga: Harumkan Nama Bangsa, Perwira TNI AD Lulus dari Pendidikan Militer Elite AS

Dalam sepekan, pasukan khusus kedua negara mengasah kemampuan dalam merencanakan misi, menentukan target serangan udara, melakukan evakuasi medan tempur serta prosedur operasi khusus.

Dengan keseluruhan materi tersebut, personel Korpasgat dan US AFSOC dapat meningkatkan sekaligus menyelaraskan kemampuan teknis, taktis, dan prosedur operasi. Selain itu, Latma DAGR 2026 sekaligus mencerminkan komitmen bersama kedua negara dalam mendukung stabilitas dan keamanan kawasan.

Personel Korpasgat dan US AFSOC
Upacara penutupan Latma Direct Action Ground Reconnaissance (DAGR) 2026 dengan US AFSOC Korpasgat TNI Angkatan Udara dengan US AFSOC. (Foto: Dok. Dispenau)

Rampungnya seluruh materi latihan tersebut kemudian ditandai dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Komandan Detasemen Matra (Denmatra) 1 Pasgat Letkol Pas Fajrun Shodiq di Balegede, Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/6).

Baca Juga: TNI AD: Tuduhan LGBT Prajurit yang Viral Tidak Terbukti

“Penutupan DAGR 2026 menandai keberhasilan kolaborasi kedua satuan dalam meningkatkan kesiapan operasional sekaligus mempererat hubungan profesional antara TNI AU dan US AFSOC,” ungkap Fajrun dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Senin (8/6).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.