TNI AD: Tuduhan LGBT Prajurit yang Viral Tidak Terbukti

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono memberikan penjelasan terkait beredarnya video dan foto di media sosial yang dikaitkan dengan dugaan perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) seorang prajurit TNI AD.
Menurutnya TNI AD telah mengambil langkah dengan melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kerja Sama Pengembangan Pesawat Tempur KF-21 Boramae: Peluang, Tantangan dan Kepentingan Nasional
"Menyikapi beredarnya video dan foto di media sosial yang dikaitkan dengan dugaan perilaku LGBT seorang prajurit, TNI AD telah melakukan pendalaman secara menyeluruh melalui pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, saksi, pemeriksaan kesehatan jiwa dan fisik, pemeriksaan mental ideologi serta penelusuran jejak digital," kata Donny kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/6).
Hasilnya, kata Donny tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan romantis, hubungan seksual sesama jenis, maupun keterlibatan prajurit yang bersangkutan dalam perilaku LGBT sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi yang beredar di media sosial.
"Fakta yang diperoleh menunjukkan bahwa konten yang viral berasal dari unggahan seorang warga sipil yang memiliki hubungan pertemanan dengan prajurit tersebut. Unggahan itu kemudian berkembang menjadi berbagai spekulasi dan persepsi publik yang tidak sesuai dengan fakta hasil pemeriksaan. Keterangan saksi, hasil pemeriksaan kesehatan, serta penelusuran jejak digital secara konsisten tidak menemukan indikasi adanya perilaku menyimpang sebagaimana yang dituduhkan," jelas Donny.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Juara Menembak Internasional, Borong 2 Emas!
Ia pun memastikan TNI AD tidak akan menoleransi setiap bentuk pelanggaran disiplin maupun pelanggaran norma yang dilakukan prajurit.
"Namun dalam kasus ini, hasil pendalaman tidak menemukan dasar yang cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran terkait LGBT ataupun perbuatan asusila. Meski demikian, pembinaan tetap akan dilakukan guna meningkatkan kehati-hatian dalam pergaulan dan penggunaan media sosial," tutup Donny.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































